HSE & Safety Officer
Personel yang bertanggung jawab terhadap pengendalian risiko dan keselamatan operasi.
Tingkatkan kemampuan mendeteksi bahaya H₂S, menggunakan gas detector dan SCBA, serta menjalankan prosedur tanggap darurat melalui pelatihan berbasis kompetensi.
Uji kompetensi dilaksanakan melalui LSP mitra berlisensi BNSP. Sertifikat kompetensi diterbitkan oleh LSP bagi peserta yang dinyatakan kompeten.
Program ini relevan bagi pekerja, pengawas, dan tim perusahaan yang membutuhkan kesiapan menghadapi potensi paparan gas H₂S.
Personel yang bertanggung jawab terhadap pengendalian risiko dan keselamatan operasi.
Pekerja produksi, utility, maintenance, drilling, dan area proses yang berpotensi mengandung H₂S.
Personel yang bekerja di tangki, pit, vessel, sewer, atau ruang terbatas lainnya.
Pengawas, team leader, dan foreman yang memimpin pekerjaan di area berisiko gas berbahaya.
Personel yang dipersiapkan untuk merespons alarm, evakuasi, dan penyelamatan korban.
Karyawan yang ditugaskan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi dan kesiapan site.
Pastikan persyaratan pendidikan dan dokumen berikut telah tersedia agar proses pendaftaran serta verifikasi berjalan lancar.
Peserta memiliki pendidikan terakhir minimal SMA, SMK, atau sederajat.
Melampirkan surat pengalaman kerja yang relevan sebagai bukti pendukung proses asesmen.
Menyiapkan hasil scan ijazah pendidikan terakhir dan KTP yang masih berlaku.
Melampirkan CV terbaru yang mencantumkan pendidikan, jabatan, dan pengalaman kerja.
Peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga berlatih menggunakan peralatan dan menerapkan prosedur dalam skenario kerja.
Memahami kewajiban, prosedur, dan penerapan ketentuan K3 di lingkungan kerja industri migas.
Menentukan, memeriksa, menggunakan, dan merawat APD sesuai potensi bahaya pekerjaan.
Mempersiapkan, memeriksa, menggunakan, dan melepas SCBA secara benar dan aman.
Melakukan pemeriksaan alat, pengukuran, pembacaan hasil, serta tindakan berdasarkan konsentrasi gas.
Mempersiapkan respons, melakukan evakuasi atau penyelamatan, dan mengendalikan area sesuai prosedur.
Melakukan penilaian awal dan pertolongan pertama sesuai kewenangan serta prosedur keadaan darurat.
Kemasan dan jumlah unit kompetensi final akan disesuaikan dengan ruang lingkup skema LSP mitra yang digunakan pada batch berjalan.
Kelas dilaksanakan secara tatap muka agar peserta memperoleh pengalaman langsung menggunakan peralatan H₂S dan SCBA.
Peserta memperoleh fasilitas pembelajaran dan dokumen pendukung untuk menunjang pelatihan serta proses sertifikasi kompetensi.
Sertifikat Pelatihan
Sertifikat Kompetensi BNSP Diterbitkan oleh LSP bagi peserta yang dinyatakan kompeten.
Kartu Kompetensi
Rekaman Pelatihan
Softcopy Materi Pelatihan
Tanyakan jadwal, persyaratan asesmen, fasilitas, atau penawaran khusus untuk pelaksanaan in-house perusahaan.
WhatsApp Kak Riannita • 0852-2798-4400