Kelas Offline Yogyakarta • 24–25 Agustus 2026 • Kuota Terbatas
Pendaftaran Dibuka Pelatihan + Sertifikasi Kompetensi Mengacu SKKNI

Jadilah Authorized Gas Tester yang Siap Menguji Atmosfer Kerja Secara Aman

Kuasai pengukuran oksigen, gas mudah terbakar, dan gas beracun untuk mendukung keselamatan pekerjaan di ruang terbatas, area berpotensi atmosfer berbahaya, dan pekerjaan panas.

  • Praktik langsung menggunakan portable multi-gas detector
  • Kurikulum mengacu Kepmenaker Nomor 130 Tahun 2018
  • Uji kompetensi melalui LSP berlisensi BNSP
Daftar via WhatsApp Lihat Materi SKKNI

Respons cepat admin • Konsultasi persyaratan tanpa biaya

Praktik Authorized Gas Tester menggunakan portable multi-gas detector di area industri
Belajar melalui praktik lapangan Persiapan alat, bump test, pengukuran, interpretasi hasil, dan dokumentasi.
Jadwal Terdekat 24–25 Agustus 2026 Offline • Yogyakarta
MetodeOffline & Praktik
Durasi2 Hari Intensif
LokasiYogyakarta
InvestasiRp5.000.000
Pelatihan Ini Cocok untuk Siapa?

Dirancang untuk personel yang terlibat dalam pekerjaan berisiko atmosfer berbahaya

Program ini relevan bagi individu maupun utusan perusahaan yang perlu memahami dan membuktikan kompetensi pengujian gas di lingkungan kerja.

H

HSE / Safety Officer

Personel yang memastikan kondisi atmosfer aman sebelum dan selama pekerjaan berisiko dilaksanakan.

O

Operator & Teknisi

Pekerja operasi, maintenance, produksi, utilitas, atau inspeksi yang menggunakan alat deteksi gas.

S

Supervisor Lapangan

Pengawas pekerjaan confined space, hot work, tank cleaning, shutdown, dan turnaround.

I

Personel Industri

Pekerja sektor migas, petrokimia, manufaktur, pertambangan, energi, konstruksi, dan industri proses.

Tujuan Pelatihan

Bukan sekadar membaca angka pada gas detector

Peserta diarahkan untuk memahami risiko, memilih metode pengukuran yang tepat, menafsirkan hasil, mengambil tindakan, dan membuat dokumentasi sesuai prosedur kerja.

01

Mengenali bahaya atmosfer

Mengidentifikasi potensi kekurangan/kelebihan oksigen, gas mudah terbakar, dan gas beracun.

02

Menyiapkan alat dengan benar

Memahami pemeriksaan kondisi, bump test, kalibrasi, jenis sensor, dan batasan alat.

03

Melakukan pengukuran

Menentukan titik, urutan, teknik sampling, dan pemantauan gas sesuai potensi bahaya.

04

Menindaklanjuti hasil

Membandingkan hasil dengan kriteria penerimaan, melapor, dan mendokumentasikan temuan.

Parameter Kritis

Apa yang diuji oleh seorang AGT?

Pengujian dilakukan secara sistematis untuk menilai apakah atmosfer kerja memenuhi kriteria aman sesuai prosedur dan karakteristik area.

O₂

Kadar Oksigen

Mendeteksi kondisi defisiensi atau pengayaan oksigen yang dapat meningkatkan risiko paparan dan kebakaran.

%LEL

Gas Mudah Terbakar

Menilai konsentrasi gas/uap mudah terbakar terhadap Lower Explosive Limit sebelum dan selama pekerjaan.

PPM

Gas Beracun

Mengukur gas beracun seperti H₂S dan CO, menafsirkan hasil, serta menentukan tindakan sesuai prosedur.

Unit Kompetensi SKKNI

Materi inti sesuai standar kompetensi AGT

Tiga unit berikut menjadi kerangka utama pembelajaran dan praktik pengukuran gas.

Acuan: Kepmenaker RI Nomor 130 Tahun 2018, SKKNI Bidang K3 Industri Migas Subbidang Authorized Gas Tester.
B.09AGT00.001.1

Melakukan Pengukuran Oksigen, Gas Mudah Terbakar, dan Gas Beracun

Pengukuran dilakukan di ruang terbatas dan/atau area berpotensi atmosfer berbahaya, termasuk persiapan, pelaksanaan, pemantauan, tindakan penyimpangan, dan dokumentasi.

B.09AGT00.002.1

Melakukan Pengukuran Gas Mudah Terbakar untuk Pekerjaan Panas

Mencakup identifikasi risiko, pemilihan gas detector, konfirmasi izin kerja, pengukuran gas mudah terbakar, interpretasi hasil, tindakan, dan pencatatan.

B.09AGT00.003.1

Memantau Gas Mudah Terbakar pada Wilayah Kerja Panas

Mencakup persiapan peralatan serta pengukuran dan pemantauan konsentrasi gas selama pekerjaan panas berlangsung sesuai aturan dan prosedur.

Ruang Lingkup Materi

Dari dasar bahaya hingga praktik dokumentasi

Klik setiap bagian untuk melihat detail topik yang dipelajari.

1. Dasar K3, peraturan, dan peran Authorized Gas Tester
  • Peran, wewenang, tanggung jawab, dan batasan AGT
  • Dasar K3 industri migas dan area berpotensi atmosfer berbahaya
  • Safety permit, hot work permit, confined space entry, dan otorisasi
  • APD, komunikasi, serta koordinasi dengan personel terkait
2. Karakteristik gas dan atmosfer berbahaya
  • Oksigen: defisiensi dan pengayaan
  • Flammable range, LEL/LFL dan UEL/UFL
  • Gas/uap lebih berat atau lebih ringan dari udara
  • Gas beracun: H₂S, CO, paparan, dan prinsip nilai ambang
  • Pengaruh ventilasi, suhu, kelembapan, dan kondisi area
3. Gas detector dan persiapan peralatan
  • Jenis sensor, prinsip kerja, kekuatan, dan keterbatasannya
  • Portable, personal, fixed, aspirating, dan non-aspirating detector
  • Pemeriksaan fisik, baterai, sensor, alarm, bump test, dan kalibrasi
  • Pemilihan alat dan aksesori sampling sesuai aplikasi
4. Teknik pengukuran dan pemantauan gas
  • Risk assessment dan identifikasi jenis gas potensial
  • Penentuan titik ukur representatif serta urutan pengukuran
  • Teknik sampling pada ruang terbatas dan pekerjaan panas
  • Pengukuran awal, berkala, kontinu, dan personal monitoring
  • Penempatan alat monitoring untuk hasil optimal
5. Interpretasi hasil, tindakan, dan dokumentasi
  • Membaca satuan % volume, %LEL, dan ppm
  • Membandingkan hasil dengan kriteria penerimaan yang berlaku
  • Respons terhadap alarm, hasil abnormal, dan penyimpangan
  • Komunikasi hasil kepada personel yang berwenang
  • Pengisian gas test record, permit, dan dokumentasi pemantauan
6. Praktik dan simulasi asesmen kompetensi
  • Pre-use inspection dan persiapan portable gas detector
  • Simulasi pengukuran atmosfer area kerja
  • Simulasi gas test untuk confined space dan hot work
  • Interpretasi skenario hasil normal/abnormal
  • Latihan pengisian form dan komunikasi keputusan keselamatan
Instruktur dan peserta mempraktikkan pengukuran gas menggunakan gas detector
Hands-on Practice Peserta berlatih menyiapkan alat, menentukan titik ukur, membaca hasil, dan mendokumentasikan pengujian gas.
Jadwal Program

Pelatihan Authorized Gas Tester Offline Yogyakarta

Belajar secara intensif dalam kelas tatap muka, memperkuat pemahaman melalui diskusi kasus, dan mempraktikkan penggunaan alat uji gas.

Tanggal Pelatihan24–25 Agustus 2026
MetodeOffline / Tatap Muka
LokasiYogyakarta
Durasi2 Hari Intensif
Waktu menuju pelaksanaan:
--Hari
--Jam
--Menit
--Detik
Persyaratan & Fasilitas

Siapkan dokumen, kami bantu prosesnya

Tim administrasi akan membantu pengecekan berkas sebelum proses pelatihan dan asesmen.

Persyaratan Peserta

  • Pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat
  • Scan ijazah terakhir dan KTP
  • Surat pengalaman kerja, jika ada
  • Curriculum Vitae (CV) terbaru
Catatan: Persyaratan akhir dan bukti pendukung kompetensi tetap mengikuti hasil verifikasi skema oleh LSP. Kirim berkas lebih awal agar dapat diperiksa oleh admin.

Fasilitas Program

  • Sertifikat pelatihan
  • Sertifikat kompetensi BNSP yang dikeluarkan LSP apabila dinyatakan kompeten
  • Kartu kompetensi
  • Rekaman pelatihan
  • Softcopy materi
  • Pendampingan proses administrasi dan asesmen
Alur Pendaftaran

Empat langkah menuju asesmen kompetensi

Proses dibuat jelas agar peserta dapat menyiapkan diri dan dokumen sejak awal.

Konsultasi & Daftar

Hubungi admin melalui WhatsApp untuk konfirmasi kuota, kebutuhan peserta, dan mekanisme pembayaran.

Verifikasi Berkas

Kirim KTP, ijazah, CV, serta surat pengalaman kerja bila ada untuk pemeriksaan awal.

Ikuti Pelatihan

Pelajari materi SKKNI, diskusikan studi kasus, dan lakukan praktik penggunaan gas detector.

Asesmen LSP

Ikuti uji kompetensi sesuai ketentuan LSP. Sertifikat diberikan apabila dinyatakan kompeten.

Mengapa BISA SAFETY?

Pendampingan belajar yang fokus pada kesiapan praktik

Program dirancang agar materi, latihan, dan administrasi berjalan terarah dari awal sampai asesmen.

Kurikulum berbasis SKKNI

Topik belajar mengikuti kompetensi dan aspek kritis yang dibutuhkan seorang AGT.

Trainer berpengalaman

Pembelajaran dipandu trainer/praktisi yang memahami penerapan K3 di industri.

Praktik penggunaan alat

Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi berlatih menyiapkan dan menggunakan gas detector.

Administrasi responsif

Tim membantu pengecekan dokumen dan penyampaian informasi proses secara jelas.

Sistem mutu

BISA SAFETY menerapkan ISO 9001:2015 sebagai komitmen terhadap mutu layanan.

Berpengalaman mendampingi peserta

BISA SAFETY telah mendampingi peserta dari berbagai wilayah dan sektor industri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Masih ada yang ingin dipastikan?

Berikut jawaban singkat mengenai pelaksanaan, sertifikat, dan persyaratan peserta.

Apa itu Authorized Gas Tester?
Authorized Gas Tester adalah personel yang ditunjuk, disahkan, dan diberi wewenang untuk melakukan pengukuran gas di area kerja sebelum dan/atau selama pekerjaan yang berpotensi menimbulkan atmosfer berbahaya.
Apakah program ini dilaksanakan secara offline?
Ya. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di Yogyakarta pada 24–25 Agustus 2026. Informasi alamat dan rundown terperinci disampaikan oleh admin kepada peserta terdaftar.
Apakah peserta langsung mendapatkan sertifikat BNSP?
Peserta mengikuti asesmen melalui LSP berlisensi BNSP. Sertifikat kompetensi diterbitkan oleh LSP apabila peserta memenuhi seluruh ketentuan dan dinyatakan kompeten oleh asesor.
Apakah belum memiliki pengalaman kerja tetap bisa mendaftar?
Silakan konsultasikan profil dan dokumen Anda kepada admin. Keikutsertaan asesmen serta kecukupan bukti pendukung tetap mengikuti hasil verifikasi persyaratan skema oleh LSP.
Apakah ada praktik menggunakan gas detector?
Ya. Program mencakup praktik pemeriksaan dan persiapan alat, teknik sampling/pengukuran, pembacaan hasil, respons terhadap kondisi abnormal, dan pengisian dokumentasi.
Berapa biaya program ini?
Biaya pelatihan dan sertifikasi adalah Rp5.000.000 per peserta. Hubungi admin untuk mengonfirmasi kuota, fasilitas, mekanisme pembayaran, dan kebutuhan invoice perusahaan.
Apa dokumen yang perlu dipersiapkan?
Minimal scan KTP, scan ijazah SMA/SMK atau jenjang di atasnya, CV terbaru, dan surat pengalaman kerja jika ada. Dokumen tambahan dapat diminta mengikuti ketentuan LSP.
Apakah perusahaan dapat mendaftarkan beberapa peserta?
Bisa. Perusahaan dapat mendaftarkan beberapa personel sekaligus dan meminta invoice serta pendampingan administrasi melalui tim BISA SAFETY.

Pastikan pengujian gas dilakukan oleh personel yang kompeten

Amankan kuota kelas offline Yogyakarta, 24–25 Agustus 2026. Konsultasikan persyaratan dan kebutuhan perusahaan Anda bersama tim BISA SAFETY.

Konsultasi & Daftar Sekarang